Ia menegaskan ramen mengandung kalori dan lemak tinggi, tetapi miskin serat, vitamin, dan mineral.
“Lebih parah lagi kalau makan ramen sambil minum alkohol. Dalam satu porsi saja sudah terlalu banyak kalori,” tambah laporan Reutens.
Para ahli sepakat, konsumsi ramen sebaiknya dibatasi. Jika ingin menikmatinya, cukup satu atau dua kali dalam sebulan. Looi menyarankan agar setiap mangkuk ramen diseimbangkan dengan menu rendah sodium dan kaya nutrisi di hari-hari berikutnya.
“Mereka yang memiliki tekanan darah tinggi atau gangguan jantung harus sangat berhati-hati,” ujar Looi.
Konsumsi ramen yang berlebihan terbukti meningkatkan risiko penyakit jantung dan kanker lambung akibat tingginya kadar garam dan kalori.
Membatasi porsi adalah langkah sederhana untuk menjaga tubuh tetap sehat tanpa harus meninggalkan cita rasa ramen sepenuhnya. (P-Khalied M)
Silahkan Bergabung ke WhatsApp Channel kami untuk mendapatkan update berita setiap hari. Ayo bergabung klik disini --> Channel TAKTIKINFO.com














