PRIORITAS, 3/12/25 (Jakarta): Kembali sikap optimis diungkapkan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. Ia menyatakan keyakinannya target pertumbuhan ekonomi delapan yang dicanangkan Presiden Prabowo dapat tercapai dengan reformasi kebijakan yang tepat. Itu dikemukakannya saat memaparkan prospek cerah ekonomi Indonesia dalam Rapimnas Kadin di Park Hyatt, Jakarta, Senin (1/12/25) awal pekan ini.
Purbaya selanjutnya mengemukakan, pemerintah telah memperbaiki gangguan ekonomi sebagaimana muncul pada September lalu akibat kebijakan yang dinilai kurang tepat. “Tadi kita paparin, kenapa kita bisa tumbuh lebih cepat dari kemarin-kemarin. Bulan September awal ada gangguan pada perekonomian kita akibat kebijakan yang salah. Sekarang sudah kita perbaiki,” katanya, seperti dikutip Beritasatu.
Iklim investasi, perlindungan pasar domestik
Saat ini, Menkeu menegaskan, langkah strategis pemerintah kini berpusat pada peningkatan iklim investasi serta perlindungan ekosistem pasar domestik.
Terkait itu, pemberantasan impor ilegal menjadi TakTikInfo.com, termasuk penindakan terhadap barang legal yang berpotensi merusak daya saing industri dalam negeri.
Kemudian Purbaya juga menyoroti peran penting sektor riil. Ia membandingkan laju ekonomi pada era Presiden SBY yang memberi ruang sektor riil berkembang sehingga pertumbuhan mampu menembus enam persen. Sebaliknya, masa pemerintahan Presiden Jokowi yang fokus pada pembangunan infrastruktur membuat pertumbuhan ekonomi bertahan kisaran lima persen.
Dikatakannya, dengan memperkuat sektor riil, pemerintah menilai Indonesia memiliki peluang besar mengejar pertumbuhan yang lebih agresif.
Terkait itu, ke depan, Kementerian Keuangan dan Kadin akan menggelar pertemuan lintas sektor untuk mengurai hambatan yang dihadapi dunia usaha.
Ada pun Ketua Umum Kadin, Anindya Bakrie, menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung agenda pemerintah.
“Kadin siap mendukung pemerintah untuk meningkatkan daya saing dan juga daya beli serta investasi. Kadin juga siap menyerap likuiditas yang telah disediakan untuk memajukan ekonomi supaya terus tumbuh mencapai delapan persen,” demikian Anindya Bakrie. (P-*r/Bst/jr)
Silahkan Bergabung ke WhatsApp Channel kami untuk mendapatkan update berita setiap hari. Ayo bergabung klik disini --> Channel TAKTIKINFO.com














