Singapura gelar operasi besar-besaran pemberantasan vape

Terkait

PRIORITAS, 23/8/25 (Singapura): Pemerintah Singapura kini gencar memerangi para pengguna vape (rokok elektrik). Selain melakukan razia di kawasan bisnis di pusat kota, petugas juga menggelar operasi besar-besaran di Bandara internasional Changi, pintu masuk perbatasan darat di Tuas dan pelabuhan .

Dalam lima hari terakhir operasi di bandara dan pintu perbatasan lalulintas darat itu, petugas Imigration and Checkpoints Authority (ICA) atau Otoritas Imigrasi dan Pos Pemeriksaan Singapura telah menyita lebih dari 850 vape dari para penumpang dan pendatang.

Benda terlarang itu diserahkan secara sukarela para penumpang pesawat yang baru tiba, serta pendatang yang hendak masuk lewat perlintasan darat dan laut.

Ratusan vape sitaan itu akan masuk berita acara penyitaan sebelum dimusnahkan pihak Imigrasi.

Seorang penumpang pria menyerahkan vape miliknya (kanan) kepada petugas ICA di pintu pemeriksaan terminal I bandara Changi Singapura.(chanelnewsasia)

Petugas Otoritas Imigrasi dan Pos Pemeriksaan memperingatkan kepada setiap pendatang yang sengaja menyembunyikan vape, akan terkena jeratan hukum pidana kurungan penjara dan denda maksimal S$.2000 (sekitar Rp.25,3 juta).

“Operasi itu digelar ICA untuk mendeteksi dan menghalangi upaya penyelundupan vape ke Singapura melalui pos pemeriksaan udara, darat, dan laut”, kata otoritas tersebut seperti dikutip BeritaTakTikInfo.com.com dari Channel News Asia, hari Sabtu (23/8/25).

Ini termasuk menempatkan tong sampah besar berwarna merah terang sebagai tempat pembuangan vape,  agar mudah dilihat wisatawan, pendatang atau warga yang baru tiba di bandara Singapura.

Selain itu petugas tambahan juga dikerahkan untuk pemeriksaan lebih lanjut. ICA tidak merinci angka pasti penambahan jumlah petugas tersebut.

 Harus sukarela

Di aula bus pos pemeriksaan darat, petugas ICA terdengar meminta para pelancong untuk melaporkan semua vape atau barang selundupan seperti rokok.

Para pelancong yang membawa barang-barang tersebut harus menyerahkannya sukarela kepada petugas, yang kemudian membuangnya ke dalam tempat sampah yang ditempatkan di dekat pemindai sinar-X bagasi.

Petugas ICA di pos pemeriksaan Tuas 22 Agustus 2025 mengingatkan para pendatang untuk menyerahkan vape sebelum memasuki Singapura.(channelnewsasia)

Tidak ada sanksi yang dijatuhkan kepada wisatawan yang melaporkan vape mereka. Namun, hal ini bergantung pada penilaian petugas terhadap jumlah yang dilaporkan dan niat membawa vape ke Singapura —baik untuk konsumsi pribadi maupun dijual.

Proses pemeriksaan serupa terjadi selama pemeriksaan di zona mobil dan sepeda motor. Petugas menghentikan mobil dan meminta pengemudi untuk membuka bagasi mereka.

Beberapa orang mendapat pemeriksaan lebih lanjut sebagai hasil dari profil darat petugas, di mana mereka mencari perilaku mencurigakan di antara para pelancong.

Pemeriksaan barang dan orang ini dilengkapi dengan teknologi seperti pemindai radiografi dan sinar X, serta perangkat deteksi genggam.

Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengungkap barang-barang selundupan di dalam kendaraan, barang bawaan dan pakaian pelancong.

Langsung ditandai

Selain itu, Pusat Penargetan Terpadu yang beroperasi sepanjang waktu menggunakan analisis data,  untuk melakukan penilaian risiko pra-kedatangan bagi mereka yang memasuki Singapura, alat angkut, dan kargo.

“Mereka yang dinilai berisiko tinggi langsung ditandai untuk pemeriksaan setibanya di pos pemeriksaan kami, sebelum mereka memasuki Singapura,” kata petugas ICA.

Di Terminal 1 Bandara Changi, petugas ICA juga memeriksa profil wisatawan yang tiba di Singapura.

Beberapa orang dicegat dan diinterogasi apakah mereka membawa barang selundupan atau tidak.

Petugas ICA mencegat seorang penumpang untuk memeriksa barang bawaannya di terminal 1 bandara Changi Singapura, pada 22 Agustus 2025.(channelnewsasia)

Beberapa orang langsung melaporkan membawa vape, sementara segelintir orang menyerahkan bungkus rokok.

Para pendatang diingatkan petugas, barang-barang tersebut dilarang dan mereka dapat dikenakan denda jika membawanya lagi pada kunjungan berikutnya ke Singapura.

Petugas memeriksa secara menyeluruh barang bawaan dan koper para pelancong sebelum mengarahkan mereka ke tempat sampah berwarna merah terang, tempat barang-barang sitaan vape atau rokok tradisional ditampung.

Pelancong yang tidak melaporkan dan terdeteksi petugas ICA memiliki vape, akan dikenakan denda atau dirujuk ke HSA untuk penyelidikan lebih lanjut.

Dalam lembar fakta media pada hari Sabtu, ICA mengatakan petugas juga mendeteksi beberapa upaya penyelundupan “signifikan” seperti rokok dan tembakau kunyah, yang belum dibayar beanya di seluruh pos pemeriksaan Singapura.

Dalam kasus ini, petugas berhasil menangkap penyelundup yang berusaha menghindari deteksi dengan menyembunyikan barang selundupan di dalam truk, mobil, kiriman kargo, dan pengiriman udara.

Petugas menemukan lebih dari 2.400 bungkus tembakau kunyah, serta lebih dari 53.000 karton dan 3.900 bungkus rokok yang belum dibayar beanya.

Tanda peringatan vape dilarang, terpasang di pos perlintasan darat di Tuas, Singapura.(channelnewsasia)

Hukuman lebih berat

Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong,  menegaskan akan meningkatkan penegakan hukum dan memperlakukan vape sebagai “masalah narkoba”, dengan hukuman yang lebih berat bagi penjual vape apalagi dengan zat berbahaya.

Saat ini, mereka yang tertangkap membeli, menggunakan, dan memiliki vape akan dirujuk ke Otoritas Ilmu Kesehatan (HSA) dan dapat dikenakan denda maksimal S$2.000 (US$1.550).

Mengimpor, mendistribusikan, menjual, atau menawarkan vape dan komponennya juga merupakan pelanggaran hukum.

Kpod, vape yang dicampur dengan zat kimia etomidate, sudah menjadi viral di Singapura. Etomidate adalah bahan anestesi (obat bius bedah) yang bekerja cepat dan dapat berbahaya jika digunakan di luar lingkungan medis.

Singapura tengah berupaya memasukkan etomidate sebagai obat Kelas C berdasarkan Undang-Undang Penyalahgunaan Narkoba. (P-Jeffry W)

Silahkan Bergabung ke WhatsApp Channel kami untuk mendapatkan update berita setiap hari. Ayo bergabung klik disini --> Channel TAKTIKINFO.com

Viral

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Headline News

spot_img

Terkini